Tanggapi Video Abraham Ben Moses Jelekan Agama Islam ” Ketua DPD Bengkalis PJID-NUSANTARA Angkat Suara.

Bengkalis – Geram atas Unggahan seorang yang diduga bernama Saifuddin Ibrahim yang disebutkan sebelumnya mengaku pernah belajar di Pesantren Indramayu dan Kemudian kemudian Murtad mendadak menjadi viral di dunia Maya lantaran Statment nya yang dinilai mengandung Unsur Sara serta dinilai mengandung Unsur adu Domba yang nantinya dikhawatirkan bisa memecah belah Kedaulatan serta Kerukunan Antar Umat Beragama yang selama ini terjaga dalam Kebhinekaan Indonesia sesuai dengan Acuan UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 maupun Pancasila.

Selain mengandung Unsur Sara dan Adu Domba , Pernyataan yang dikeluarkan oleh Saifuddin Ibrahim / Abraham Ben Moses ini juga sangat berbahaya dan Mengancam Kedaulatan NKRI lantaran sengaja Mencatut Nama Menteri ,dan Tentara Negara Indonesia serta Banser dan lainnya dengan mengatakan mendukung aturan Pemerintah.

Dimana diduga Abraham Ben Moses memang sengaja mengambil kesempatan dalam isu Pemberitaan Statment Menteri Agama yang sempat dikabarkan membanding – bandingkan Suara Adzan dengan Suara Anjing agar bertambah Keruh.

Padahal Isu tersebut jelas dibantah oleh Menteri Agama bahwa dirinya tidak ada tujuan atau bermaksud membandingkan suara Azan dengan suara Anjing.

Menanggapi isi dari Video tersebut Galih Prito Rakasiwi (Ali) selaku Pimpinan Media Online Libasriau.com dan juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia Demokrasi Nusantara (DPD PJID-NUSANTARA ) Kabupaten Bengkalis merasa Geram dan Marah atas Statment dari Saifuddin Ibrahim yang disebutkan sebagai seorang Pendeta dalam tulisan yang tampak di Video tersebut

Menurut Galih Prito Rakasiwi (Ali) Selain disinyalir kuat memang sengaja dirancang khusus sebagai sarana Adu Domba, Isi Video tersebut juga dinilai sengaja diciptakan untuk merusak kedaulatan serta Kerukunan Antar Umat Beragama

Tak hanya itu saja video yang diunggah dalam Aplikasi Hello, dinilai sangat Kejam dan sangat berbahaya

Ketua DPD PJID-NUSANTARA Kabupaten Bengkalis sangat berharap dalam hal ini Bapak Presiden Jokowi selaku Pimpinan tertinggi di Indonesia bisa bertindak tegas menyikapi adanya ancaman ini sehingga pelaku penyebar fitnah kejam serta tukang Adu Domba ini bisa segera ditangkap dan diadili secara hukum yang berlaku .

Sehingga nantinya Pernyataan dari Video yang saat ini tengah Viral bisa segera diredam dan tidak menimbulkan kericuhan atau perdebatan antar Umat Beragama yang saling menghina dan menjelek – Jelekan agama orang lain lantaran termakan / terpancing dengan hasutan isi Statment dalam Video tersebut

Diakhir kalimatnya Ketua DPD PJID-NUSANTARA Kabupaten Bengkalis juga berharap agar Masyarakat Indonesia bisa menahan diri untuk tidak terprovokasi dengan isi video tersebut .(Saparudin Sape)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *