Inisiasi Pembentukan Kerukunan Keluarga Mamasa, Tim Formatur “Kondosapata” Pasangkayu Lakukan Koordinasi

Pasangkayu — Tim formatur Kondosapata Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat koordinasi pembentukan Kerukunan Keluarga Mamasa (Senin, 7 November 2022).

Pertemuan ini dilaksanakan di Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, untuk menindaklanjuti kerinduan Masyarakat Mamasa (Kondosapata) untuk segera membentuk “Kerukunan Keluarga Mamasa”.

Hadir dalam pertemuan tersebut yakni ; Pdt. Yaved Nataniel S.Th, MM, Herlina Salmi M.Pdk, Agustinus D. S.Kep dan Bongalangi.

Tim Formatur “Kondosapata Kabupaten Pasangkayu” adalah penginisiasi terbentuknya Kerukunan Keluarga Mamasa, yang bertugas memediasi dan menyatukan persepsi antar anggota Kondo Sapata yang bermukim di Kabupaten Pasangkayu.

Tim Formatur ini, telah terbentuk sejak 7 Desember tahun 2021, namun karena dampak pandemi covid-19, tim formatur baru merampungkan pendataan sementara setelah bulan November 2022.

Selain evaluasi, tim formatur (penginisiasi) juga membahas mengenai persiapan pertemuan untuk membahas kepengurusan, legalitas organisasi Kerukunan Keluarga Mamasa dengan melibatkan semua pihak dan tokoh baik dari tokoh perempuan, pemuda, orang-orangtua, dan tokoh Mamasa lainnya baik yang berdomisili di Pasangkayu maupun di luar Kabupaten Pasangkayu.

“Prinsipnya, semakin banyak kita melibatkan keluarga baik dalam dan luar Pasangkayu itu sendiri akan semakin baik. kita juga harus bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu “

“Kedepan setelah Kerukunan Keluarga Mamasa” ini terbentuk, kami akan tetap audiensi dengan pihak Pemda agar terbangun komunikasi yang hangat untuk tetap saling mendukung dan membangun tali silaturahmi antar satu sama lain” tutur Yaved Nataniel

Adapun terbentuknya Tim Formatur (penginisiasi) ini, di prakarsai oleh

– Pdt. Yaved Nataniel S.Th, MM
– Herlina S.Pd, M.Pdk
– Agustinus D. S.Kep
– Bongalangi
– Sultan Paulus
– Dominggus

“Kami berterimakasih kepada seluruh keluarga Kondo sapata (Warga Mamasa) yang berdiam di Pasangkayu dimana telah menyatukan hati untuk membetuk kerukunan ini” terang Bongalangi

Apresiasi pembentukan Kerukunan Keluarga Mamasa juga direspon baik oleh Herlina M.Pdk, ia menuturkan bahwa ;

“Kerinduan Warga Mamasa untuk membentuk Kerukunan di Pasangkayu ini, memang sudah ada sejak lama. Hanya saja pandemi Covid-19 menghambat sehingga tehnis pendataan kita sempat terhalang. Saat ini setelah dampak Covid 19 usai, saatnya kita lanjutkan cita-cita yang mulia ini”

Di tempat yang sama Agustinus D. S.Kep juga memberikan komentar bahwa ;

“Kita bersyukur, hampir setahun rencana pembentukan Kerukunan Keluarga Mamasa dapat terealisasi dengan baik. Hal ini adalah kerinduan Warga Mamasa sejak dulu. Dengan Tim Formatur, kita akan memfasilitasi untuk membuka ruang dialog dengan berbagai tokoh Mamasa untuk mendengar langsung setiap usulan-usulan” Imbuh Agustinus

Adapun lanjutan baik pembahasan pertemuan yang melibatkan tokoh ataupun warga “Kondosapata”, pembentukan pengurus, dan pengukuhannya, sepenuhnya akan diatur secara internal oleh Tim Formatur.

“Kami akan mengundang perwakilan warga Kondosapata yang tersebar di 12 Kecamatan dan sebelumnya akan kami komunikasikan baik lewat undangan secara tertulis ataupun dengan menggunakan grup Watshap yang telah disepakati oleh tim formatur” tutup Yaved Nataniel

Sumber : Rilis Resmi DPW SPI Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *