Bentuk Empat Satelit “Fokus DPC API Kabupaten Pasangkayu, Tidak Hanya Bergerak di Satu Wilayah Saja”


Pasangkayu – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pendeta Indonesia (API) Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, membagi empat wilayah guna efektifitas pelayanan API (Minggu, 20 / 11/ 2022).

Ke 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pasangkayu dibagi dalam empat wilayah satelit yang berbeda.

Alasan dibentuk perwakilan wilayah di 12 kecamatan di wilayah Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, dikarenakan letak geografis yang cukup berjauhan.

Kepada media ini, Pdt. Yaved Nataniel menuturkan alasan tehnis pemetaan wilayah, sebagai bentuk kerjasama hamba-hamba Tuhan agar terbangun kerjasama bukan hanya dari berbagai denominasi, atau berkumpul di Ibu kota kabupaten saja, namun lembaga organisasi API ini dikenal sampai ketingkat Kecamatan, desa bahkan dusun sekalipun.

“Kalo kita hanya bergerak di Ibu kota kabupaten saja, otomatis pelayanan API hanya menjangkau hamba Tuhan yang ada di kota” tutur Yaved Nataniel

“Dengan dibentuknya setiap wilayah yang kami namakan SATELIT di tiap tiap wilayah, kita berharap setiap SATELIT memiliki jangkauan wilayah kerja minimal 1 (satu) SATELIT Menaungi 3 Kecamatan atau sekitar kurang lebih 15 desa”

“Tentu dengan adanya konsep pembagian wilayah seperti ini, maka informasi mulai dari tingkat Dusun, Desa, Kecamatan hingga Kabupaten kota, akan lebih cepat”

Lanjut dirinya menambahkan “bisa saja di tiap SATELIT memiliki kendala yang berbeda. Namun itulah tujuan kita, yakni memahami betul kondisi pelayanan sesuai kondisi yang sesungguhnya di tiap-tiap wilayah” imbuhnya.

Ke 12 kecamatan di bagi dalam empat wilayah, yakni :

Satelit 1 meliputi Kecamatan Sarjo, Bambaira, dan Bambalamotu.

Satelit 2 meliputi Kecamatan Pasangkayu, Pedongga dan Tikke Raya.

Satelit 3 meliputi, Kecamatan Baras, Bulutaba dan Lariang.

Satelit 4 meliputi Kecamatan Sarudu, Dapurang dan Duripoku.

Pada kesempatan ini juga, Ketua DPC API Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat, sekaligus membagikan plang Satelit 1 yang langsung diterima oleh Pdt. Truly Sandig selaku ketua SATELIT 1.

“Saya selaku ketua SATELIT 1 yang diberi kepercayaan untuk melaksanakan tugas mulia ini, akan bekerja keras dan membesarkan pelayanan API ini” tegas Truly

“Pelayanan API adalah pelayanan mulia sebab dengan adanya wadah ini kami dapat bergandeng tangan, antar sesama hamba Tuhan tanpa memandang organisasi atau sinode tetapi lebih kepada bagaimana kami dapat bermitra dengan pemerintah untuk menghadirkan konsep kerajaan Allah di muka bumi ini”

Hingga berita ini di rilis, ketua DPC API Kabupaten Pasangkayu Pdt. Yaved Nataniel masih terus mensosialisasikan kepada Hamba Tuhan di masing masing Satelit.

“Konsep pelayanan semacam ini perlu edukasi, selain menuntut kita untuk rajin berkunjung ke desa desa sekalipun. Dalam perjalanan selalu ada tantangan namun bukan menjadi penghambat untuk “tidak bergerak” sesuai dengan tanggung jawab dan Amanat Agung” tutup Yaved (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *