Akhirnya Ketum Forum Peduli Jalan Rangau (Fpjr) Sampaikan Aspirasinya Ke Gubernur  Tanpa Bantuan Komisi VI Dprd Riau.


Duri –  Gubernur Riau hadiri Peletakan batu pertama pembangunan Gedung Putri itu dilkukan setelah selesainya mengikuti acara dengan IKROHIL di hotel Surya duri, selanjutnya ke pondok pesantren yang berlokasi di jalan rangau km 10 dusun belading Desa petani, kecamatan bathin solapan, kabupaten Bengkalis – Riau pada hari Sabtu 07/01/2023 kurang lebih pukul 12.00 wib

Dimana dalam kunjungan kerjanya tersebut Gubernur Riau Syamsuar  menyempatkan diri singgah ke Kota Duri sekaligus juga untuk menghadiri dan melakukan peletakan batu pertama pada pembangunan gedung asrama putri pondok pesantren Tahfizh Qur’an (PPTQ) Terpadu ibadurahman belading yang ada di Dusun Blading Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis.
  

Melihat adanya kunjungan dari Gubri tersebut, Masrianto selaku ketua umum Forum Peduli Jalan Rangau tidak membuang kesempatan baik untuk menyampaikan inpirasinya ke pemerintah Riau demi terlaksananya pembangunan Jalan Ranggau yang saat ini masih dalam perbaikan dengan mengharap bantuan dari para Perusahaan

Kepada awak Media , Masrianto mengatakan bahwasanya keinginan berjumpa Gubernur Riau memanglah sudah lama di rencanakan  untuk bertatap muka dengan Bapak Samsuar agar bisa menyampaikan keluh kesah dari Masyarakat terkait Kondisi Jalan Rangau  dan mendapatkan solusi terbaik dari Pihak Provinsi untuk menyelesaikan permasalah kondisi Jl.Rangau yang kondisinya lumayan parah serta ditakutkan akan memakan korban jiwa (Rawan Laka-Lantas)

Bahkan sebelumnya pihaknya juga mengaku sebelum kedatangan Gubri , dirinya juga sempat meminta tolong kepada Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dengan cara mengajukan permohonan hearing ke DPRD Propinsi komisi IV, melalui salah seorang anggota parlemen melalui ibu Mila Roza selaku DPRD Provinsi Komisi II

Dimana disampaikan oleh Masrianto terkait pengajuan permintaan Hearing melalui ibu Mila Roza tersebut ternyata telah dibatalkan oleh Tim Ahli Komisi VI sekitar beberapa hari lalu .

Mendapatkan kabar atau informasi terkait Pembatalan agenda Hearing tersebut Masrianto selaku Ketua FPJR merasa sangat kecewa dengan pembatalan agenda Hearing tersebut, Namun walaupun ada rasa kekecewaan yang luar biasa terhadap Anggota DPRD Komisi VI yang sebelumnya berjanji tapi diingkari , Masrianto mengucapkan syukur kepada Allah swt yang masih memberikan jalan lain untuk menyelesaikan solusi Jalan Rangau dengan mempertemukan dirinya dengan Gubri dalam agenda Peletakan Batu pertama pembangunan gedung asrama putri pondok pesantren Tahfizh Qur’an (PPTQ) Terpadu ibadurahman belading ,” Tutupnya.
 

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar terlihat bersemangat dan antusias mendengarkan serta menerima ungkapan inspirasi / permintaan Masyarakat yang disampaikan oleh Masrianto semangat dan serius.

Selanjutnya menanggapi hal tersebut Gubernur berjanji akan sesegera mungkin memerintahkan dinas PUPR Riau untuk memproses permasalahan tersebut, karma menurut beliau ruas jalan rangau tersebut termasuk urat nadi penghubung beberapa kabupaten Rohul,Rohil dan Bengkalis.
   

Pada kesempatan tersebut tak lupa Gubernur Riau Syamsuar juga berharap agar kita meningkatkan rasa kebersatuan dalam membangun negeri ini, dan Samsuar mengacungkan jempol terhadap berdirinya FPJR ini satu satunya forum yg berdiri di Riau ini yg peduli dengan keresahan warga, ini patut di contoh dan di tingkatkan ucap gubernur Riau meng akhiri.

Sampai diterbitkannya berita ini belum ada tanggapan atau klarifikasi dari pihak Komisi VI terkait alasan yang menjadi dasar pembatalan permintaan Hearing yang sebelum-sebelumnya telah disampaikan oleh Masrianto kepada pihak mereka melalui ibu Mila Roza selaku Anggota DPRD Provinsi Riau Komisi II (Bersambung)

Penulis : Saparuddin Sape

Editor   : Galih Prito Raka Siwi ( Pimred Media Online Libasriau.com )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *