Dituding Utusan Bupati dan Janjikan Proyek, Berikut Penjelasan dan Bantahan Asnar Saat Dikonfirmasi

ROKAN HILIR — Tanggapi adanya tudingan dirinya disebut telah mengaku sebagai Utusan Bupati Rokan Hilir dan Janjikan Proyek kepada Masyarakat
, Asnar selaku Kadis PUPR Kab Rohil angkat bicara.

Menanggapi hal tersebut Asnar dengan tegas membantah perihal tudingan yang ditujukan kepadanya sebagai utusan Bupati untuk bernegosiasi atas laporan masyarakat yang berinisial HA, dan Janjikan Proyek melalui media maupun Kuasa Hukumnya.

Bantahan tersebut disampaikan oleh Kadis PUPR Kab Rohil kepada team media saat dikonfirmasi melalui saluran telepon nya pada hari Kamis (30/03/2023).

” Itu tidak benar bahwasanya saya adalah utusan Bupati Rokan Hilir untuk bernegosiasi, atas laporan masyarakat yang berinisial HA sebagaimana yang disampaikan Kuasa Hukum HA dan media.” Ucap Asnar Kadis PUPR Rohil melalui saluran telepon pribadinya.

” Upaya yang saya lakukan itu adalah langkah inisiatif pribadi saya saja selaku bawahan, adapun maksud dan tujuan lakukan hal itu hanyalah untuk mengetahui kebenaran atas permasalahan yang di maksud apakah benar atau tidak dan agar jangan menjadi fitnah di tengah masyarakat tentang atasan saya ,” Imbuhnya.

” Saya berusaha mencari tahu kebenaran tentang informasi tersebut, jadi sekali lagi saya jelaskan dan saya membantah bahwa saya bukan merupakan utusan Bapak Bupati Rohil untuk bernegoisasi ” kembali ucap Asnar membantah informasi yang ditanyakan awak media,akan pemberitaan tudingan yang ditujukan kepada dirinya sebagai utusan Bupati Rohil.

” Langkah yang saya ambil sebagai langkah untuk mencari jalan terbaik,baik untuk atasan saya maupun untuk masyarakat berinisial HA yang tak lain sebagai masyarakat yang satu kampung dengan saya yang sama-sama berasal dari Rokan Hilir ,” Paparnya.

” Sementara akan rekaman suara sebagaimana yang di sampaikan oleh kuasa hukum HA tentang janji proyek tersebut juga tidak benar ,” Tambahnya.

“Saya tidak pernah menjanjikan proyek.”

” Saya menyampaikan, jika HA mau atau menginginkan proyek bisa, akan tetapi haruslah melalui dan mengikuti mekanisme dan prosedural yang telah di tentukan untuk mendapatkannya ,” Jelas Asnar .

” Bukan minta-minta begitu saja, haruslah mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku, jika sudah terpenuhi semuanya silahkan untuk mendapatkan proyek itu. Itu maksud yang saya sampaikan.

” Sekali lagi untuk penegasan, bahwa saya tidak benar menjanjikan proyek dan saya bukan merupakan utusan pak bupati untuk bernegoisasi dalam permasalahan yang dimaksud. ” Tutup Asnar Kadis PUPR Rohil dengan tegas ….Bersambung (Team)

Sumber : DPP AMI

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *