Mengejutkan !!! Diduga Lantaran Tanyakan Apa Saja Berkas Syarat Kepengurusan Yang Wajib Dilengkapi,Aparatur Desa Petani Sebut Warganya Ngak JelasBengkalis – Pelayanan yang ramah serta apik merupakan salah satu unsur yang harus diterapkan dalam oleh pihak Pemerintah Desa sebagai Abdi Negara , Hal tersebut lantaran para Perangkat Desa ditugaskan memang untuk melakukan pelayanan kepada Masyarakat , Baik terkait membantu dalam memberikan informasi maupun dokumen tambahan lainnya yang ada di Desa sebagai salah satu syarat yang diperlukan oleh masyarakat guna melengkapi Berkas kepengurusan milik Masyarakat.Baik terkait kepengurusan Identitas Diri maupun kepengurusan lainnya yang diperlukan / hendak diurus oleh Masyarakat yang saat itu datang ke Kantor Desa tersebut.Disinilah seluruh Aparatur Desa khususnya di bidang Pelayanan di Desa tersebut dituntut untuk bekerja secara maksimal dan memberikan pelayanan terbaik serta ramah tamah dan juga memberitahukan informasi secara jelas dan detail kepada Masyarakat.Sehingga dengan demikian fungsi Kantor Desa akan berjalan sebagaimana mestinya yaitu sebagai tempat dimana masyarakat Desa bisa datang untuk bertanya ataupun mendapatkan informasi dan juga dokumen tambahan yang dibutuhkan sebagai syarat kelengkapan berkas kepengurusan.Namun hal ini nampaknya kurang dilaksanakan oleh beberapa anggota Pemerintah Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau yang dinilai kurang maksimal dan terkesan kurang serius dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Seperti halnya kejadian yang dialami oleh Galih Prito Rakasiwi salah satu Warga Desa Petani pada hari Jum’at 25 Agustus 2023, sekitar kurang lebih pukul 09 .00 wib yang saat itu menghubungi jajaran Desa Petani guna bertanya perihal informasi berkas dokumen apa saja yang wajib dilengkapi olehnya ketika hendak meminta surat Keterangan Pengantar dari Desa untuk mengurus KIP milik Anaknya.Namun bukannya mendapatkan pelayanan terbaik Galih Prito Rakasiwi selaku Masyarakat Desa Petani serta merupakan salah satu Pemilik Media Online dan juga selaku Ketua Dewan Perkumpulan Daerah Aliansi Media Indonesia ( DPD AMI ) Kabupaten Bengkalis sangat merasa kecewa dan tidak habis pikir tentang kejadian yang dialami nya saat ingin bertanya informasi kepada jajaran Pemdes Petani.Dimana kepada media ini Galih Prito Rakasiwi menjelaskan bahwasanya saat itu dirinya menghubungi Nasri salah seorang Aparatur Desa Petani dengan maksud untuk menanyakan informasi terkait berkas persyaratan yang harus dilengkapi ketika hendak mengurus surat Keterangan dari Desa .Pertanyaan tersebut sengaja diutarakan oleh Galih lantaran saat itu Istrinya yang sebelumnya pergi ke Kantor Desa untuk mengurus surat Keterangan tersebut pulang kerumah tanpa mendapatkan Dokumen yang dilerlukannya dari Desa lantaran tidak adanya foto copy kartu keluarga yang dibawanya.Namun lantaran merasa sebelumnya dirinya sudah pernah meninggalkan beberapa fotocopy Kartu Keluarga miliknya ke pemerintah Desa Petani saat dirinya berniat mengurus Akte Kelahiran milik Putrinya.Bukannya mendapatkan penjelasan yang diinginkan , Dirinya malah disebut tidak jelas oleh Bella dan juga Nasri selaku Aparatur pelayanan Desa Petani saat tengah ditelfonMendengar disebut tak jelas oleh pihak Aparat Desa tersebut, Dirinya pun kembali mempertanyakan kepada pihak Aparatur Desa Petani apa alasan dirinya dikatakan tidak jelas , dan apakah salah jika selaku warga Desa Petani dirinya bertanya kepada pihak Aparat Desa tentang apa saja syarat yang harus dilengkapi masyarakat ketika hendak mengurus Berkas yang diperlukan , Namun keduanya tidak bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Ketua Aliansi Media Indonesia DPD Kabupaten Bengkalis ini.Merasa kecewa atas pelayanan yang diberikan oleh pihak Pemdes Petani yang dinilai merendahkan warganya sendiri , Galih Prito Rakasiwi yang akrab disapa dengan panggilan Ali Wartawan langsung menghubungi Kepala Desa Petani guna menanyakan tanggapan beliau perihal pelayanan yang diberikan oleh anggotanya kepada warganya.Tak hanya itu saja, Pemilik Media Online libasriau.com ini juga menyebutkan bahwasanya kekecewaan atas pelayanan dari Pemdes Petani tidak hanya sekali ini saja dirasakannya tetapi sebelumnya hal tersebut juga pernah dialami nya ketika tengah meminta bantuan Pemdes Petani guna mengurus Akte Kelahiran Putrinya yang baru Lahir dan juga perubahan Kartu Keluarga.Setelah melengkapi Berkas syarat kelengkapan kepengurusan yang dibutuhkan kepada pihak desa , dirinya pun disuruh menunggu beberapa hari oleh pihak Pemdes Petani selaku Petugas Pelayanan.Namun setelah menunggu beberapa hari dirinya pun mendatangi Kantor Desa Petani untuk mengambil Akte Lahir dan juga Kartu Keluarga miliknya kepada petugas Pelayanan di Desanya , dirinya malah mendapatkan jawaban bahwa dokumen persyaratan yang diperlukan sudah diberikan kepada Istrinya dan tinggal mengantarkan saja ke Kantor Dukcapil Bathin Solapan untuk melakukan kepengurusan berkas yang dibutuhkan.” Kan sudah ku kasih sama kakak bg Berkasnya semua tinggal antar saja Ke Disdukcapil bg untuk urus Akte dan Kartu Keluarga miliknya ,” ujar Galih menirukan jawaban yang diucapkan oleh Bella selaku jajaran Pemdes Petani .Melihat kurangnya keseriusan serta pelayanan yang dirasakan sangat kurang maksimal kepada masyarakat, Dirinya sangat menyesal hal tersebut dan merasa kecewa.Dimana seharusnya Aparat Desa yang bertugas di bidang Pelayanan seharusnya bisa lebih bersikap sopan , serius serta bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik bagi warganya yang saat itu datang ke Kantor Desa.Selain itu Pimpinan media Online libasriau.com sangat menyayangkan kejadian yang dialaminya tersebut, Yang mana menurut pengamatan serta penilaiannya selaku warga Desa dan juga Awak Media yang berdomisili di Desa Petani, Contoh yang diberikan oleh Kepala Desa Petani dalam melayani Masyarakat sudah sangat baik .Dimana menurutnya baik Kades Petani maupun Sekdesnya juga dikenal sangat bijak dan ramah dalam memberikan pelayanan serta informasi yang ditanyakan oleh masyarakat kepadanya.Sehingga hal ini dinilai jauh melenceng dan tak sesuai seperti sikap yang dicontohkan oleh Rasikun selaku Kepala Desa Petani dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Warganya dengan penuh tanggung jawab serta ramah tamah.Diakhir kalimatnya pemilik media Online sekaligus Ketua DPD AMI Kabupaten Bengkalis berharap Kepala desa Petani bisa mengambil kebijakan dalam melakukan evaluasi serta melakukan seleksi ulang terhadap jajarannya dalam melayani Masyarakat serta memberikan pemahaman akan tugas dan fungsinya masing-masing dalam memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat.Selanjutnya awak media pun langsung menghubungi pak kades melalui via WhatsApp nya untuk meminta tanggapan perihal pelayanan yang diberikan oleh anggota nya kepada masyarakat.Lantaran tidak ada jawaban dari Pak Kades Petani saat dihubungi, Awak media pun kembali mengirimkan pesan konfirmasi terkait tanggapan dan tambahkan statement dari Pak Rasikun selaku Kades dan juga Pak Jumi Arief selaku Sekdes Desa Petani namun juga belum mendapatkan jawaban.Sampai diterbitkannya berita ini belum ada mpal atau respon maupun statement dari Kepala Desa Petani terkait pesan konfirmasi yang dikirimkan oleh awak media melalui Saluran WhatsApp . (Red/Bersambung)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *