Dikonfirmasi terkait Kebenaran Dugaan Bantuan 1 Juta Rupiah Dari Gudang BBM Dumai , Edwin Nduru Malah Tuduh Media Yang Bukan Bukan

Dumai – Sungguh diluar dugaan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh Edwin Nduru selaku Ketua Umum Team Libas saat menanggapi konfirmasi yang dilayangkan oleh awak media.

Dimana melalui saluran via WhatsApp nya media media ini mengirimkan konfirmasi terkait kebenaran adanya dugaan tentang adanya bantuan senilai Rp.1.000.000 (Satu Juta Rupiah) yang diterima oleh Oknum LSM (Team Libas) dari pihak pengusaha.

Bahkan melalui pemberitaan terkait adanya dugaan intimidasi terhadap Jajaran Team Libas yang sempat di muat di beberapa media online,membuat para kuli tinta ini mengejar kebenaran dari informasi tersebut kejadian tersebut.

Untuk itulah sebelum melakukan konfirmasi kepada Edwin Nduru selaku ketua umum Team Libas, media ini menggali informasi di lapangan.

Yang mana saat dikonfirmasi oleh pihak media , Dody Y . Ginting mengaku pihaknya sangat dirugikan atas perbuatan oknum tersebut yang telah mencemarkan nama baik nya lantaran niat baiknya untuk melerai diduga malah dipelintir Oknum LSM yang mengatakan Team Libas melalui statement nya di beberapa media oleh

Kepada media ini , Dirinya menjelaskan kedatangannya kala itu semata – mata hanya untuk melerai adanya perdebatan yang terjadi di sebuah gudang yang berada di wilayah Kota Dumai tepatnya di jalan Soekarno Hatta samping gudang pupuk Pusri Bagan Besar.

Mengingatkan situasi Kamtibmas pasca Pemilu serentak 2024 , dirinya pun mencoba menghentikan dan melerai perdebatan yang terjadi di areal gudang tersebut dan Alhamdulillah bisa teratasi.

Bukti chat

Setelah berhasil melerai ke dua belah pihak Kemudian dirinya pun menyarankan agar kedua belah pihak bisa duduk bersama menyelesaikan permasalah yang terjadi dengan duduk di warung kopi yang berada tak jauh dari tempat kejadian.

Sesampainya di warung rombongan Team libas pun memesan minuman dan rokok sembari berbincang – bincang , bahkan suasa yang sebelumnya tegang berubah menjadi tenang menandakan bahwa permasalahan kesalahpahaman tersebut sudah selesai .

Menurut informasi yang didapat dari beberapa sumber mengatakan saat itu pihak gudang memberikan sejumlah uang kurang lebih sebesar Rp.1.000.000 (Satu Juta Rupiah) yang diduga diterima oleh Edwin Nduru selaku ketua Umum Team libas .

Bahkan menurut informasi nya setelah mendapatkan bantuan dan menyelesaikan permasalah kesalah fahaman yang terjadi , terlihat dengan pose mengangkat tangan penuh semangat Ketua Team Libas ini pun berfoto bersama Dody Y . Ginting.

Dilain tempat awak media pun kembali mengirimkan konfirmasi terhadap Ketua Umum Team Libas Edwin Nduru melalui via saluran WhatsApp nya.

Saat dikonfirmasi oleh pihak media Ketua Umum Team Libas tersebut mengatakan bahwasanya tidak menerima Bantuan apapun juga .

Namun anehnya beberapa pertanyaan yang dikirimkan oleh awak media tidak semua di jawab , bahkan dirinya malah menuduh awak media yang melakukan konfirmasi adalah bagian dari Roky Hutagalung yang disebut menjual nama Media dan LSM seluruh Riau.

Lebih anehnya lagi saat ditanya tentang dugaan adanya perbincangan mereka bersama orang Gudang di warung kopi, Edwin Nduru diduga sengaja mengabaikan pertanyaan tersebut dan mengalihkan topik ke topik lain dengan mengancam bahwasanya akan melanjutkan berita ini dan meneruskan laporan ke Denpom , dan menyuruh awak media melakukan konfirmasi ke Polda Riau , Hal ini tentunya sangat janggal , Seharusnya selaku seorang LSM pihaknya harus membe

Adapun rangkaian konfirmasi yang dilakukan oleh awak media adalah sebagai berikut :

[20/2 14.25] Media : Assalamualaikum wbr, Sebelumnya perkenalkan saya Galih Prito Rakasiwi selaku pimpinan media online libasriau.com

Sebelumnya izin konfirmasi bg terkait maraknya berita di Dumai tentang BBM , menurut kabarnya apakah benar salah satu gudang memberikan bantuan sebesar Rp.1 juta rupiah bg .

Lalu apakah benar Sebelumnya siap terjadinya kesalahpahaman/perdebatan tersebut ada duduk bersama untuk penyelesaian permasalahan dan sempat berfoto bersama dengan salah satu warga yang saat itu ikut membantu proses perdamaian penyelesaian perdebatan yang terjadi bg .

Sebelumnya mohon izin info nya bg

[20/2 14.26] Media : Oh iya bg satu lagi terkait Oknum TNI yang anda sebutkan apakah waktu dilokasi Oknum yang Anda Maksud menggunakan baju dinas atau menunjukkan kartu identitas anggota tni

[20/2 14.26] Media : Sebelumnya Mohon konfirmasi nya bg

[20/2 14.46] Media : P

[20/2 14.58] Ketua Umum Team LIBAS: Apa kepentingan anda soal oknum TNI tersebut saudara?

[20/2 14.59] Media : Sebagai seorang Media saya tentu harus melakukan konfirmasi agar berita yang di tampilkan seimbang pak

[20/2 15.00] Ketua Umum Team LIBAS: Kami tidak ada penerima uang dari mafia BBM illegal di Dumai bos

[20/2 15.00] Media : Untuk itulah saya melakukan konfirmasi terhadap anda agar tidak salah dalam pemberitaan

[20/2 15.00] Ketua Umum Team LIBAS: Hhhhhhhhh

[20/2 15.01] Media : Tapi menurut informasi yang didapat kan katanya mereka memberikan bantuan kepada bapak ,dan bahkan sempat berfoto bersama ya pak

[20/2 15.03] Ketua Umum Team LIBAS: Mengirimkan beberapa link berita

[20/2 15.01] Ketua Umum Team LIBAS: Yang seharusnya anda konfirmasi itu adalah tindak pidana bos

[20/2 15.01] Media : Kenapa tertawa pak

[20/2 15.01] Media : Apakah salah seorang media melakukan konfirmasi

[20/2 15.02] Media : Izin pak konfirmasi nya

[20/2 15.03] Ketua Umum Team LIBAS: mengirimkan beberapa link berita

[20/2 15.05] Ketua Umum Team LIBAS: Tanya pada mereka ya bos ku, jika anda seorang Jurnalis tentu tau persis tugasnya seorang Wartawan

[20/2 15.05] Media : Lalu apa komentar anda terkait foto diatas

[20/2 15.06] Media : Seharusnya ketika memang ada dugaan intimidasi kan tidak mungkin berfoto bersama dengan pose seperti ini pak

[20/2 15.06] Ketua Umum Team LIBAS: Mungkin anda bagian dari mereka dan juga Rocky Hutagalung yang menjual nama Media dan LSM seluruh Riau

[20/2 15.07] Media : Karena menurut keterangan beliau pada saat itu beliau datang untuk melerai karena mengingat situasi Kamtibmas sebelum pemilu pak

[20/2 15.07] Media : Kok bapak malah menuduh yang bukan – Bukan ,apakah ada buktinya pak

[20/2 15.08] Ketua Umum Team LIBAS: Nah, ini dia orang yang brantem dgn kami dan mencoba melakukan kekerasan fisik dgn kami dilokasi penimbunan BBM illegal di Dumai ( Sebut Ketum Libas Sembari Menunjuk gambar di foto yang dikirimkan oleh awak media)

[20/2 15.08] Media : Masak iya pak katanya berantam kok fotonya mesra pak

[20/2 15.09] Media : Berarti sudah ada penyelesaian dong Pak

[20/2 15.10] Media : Tapi beda itu fotonya pak

[20/2 15.10] Ketua Umum Team LIBAS: Ini Maksud anda

[20/2 15.11] Media : Tapi bapak bilang berantam dengan foto yang diatas

[20/2 15.11] Media : Yang mana pak

[20/2 15.11] Media : Sementara yang anda kirimkan beda foto orang nya

[20/2 15.12] Media : Dan menurut keterangan mereka anda bersama team bahkan sudah sempat ngopi bersama ya pak setelah kejadian perdebatan tersebut

[20/2 15.12] Media : Mohon infonya pak

[20/2 15.14] Ketua Umum Team LIBAS: Anda ini namanya bukan konfirmasi saudara ūü§£ūü§£ūü§£ nantikan berita kami selanjutnya dan laporan kami ke Denpom, jika ingin lebih tau lagi silahkan konfirmasi ke Ditreskrimsus dan Reskrimun Polda Riau disana sudah ada laporan kami terkait peristiwa tindak pidana di Dumai ok

[20/2 15.16] Media: Berarti tidak ada jawaban terkait konfirmasi saya diatas ya pak

[20/2 15.16] Media : Sebelumnya terima kasih banyak atas konfirmasi nya (Bersambung/Team)

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *